Haflah Khatam Tahfidz Al- Quran ke -12 dan Hadist Miah Bukhari Ke – 1 Pontren Kauman

134 siswa kelas IX dan XII Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang diwisuda Tahfidz XII serta Hadist Mi’ah Bukhari I pada Sabtu (24/12).
Yas Edizarwin, S H, selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Padang Panjang membuka kegiatan tersebut yang berlangsung di lapangan Pondok Pesantren (Pontren) Kauman. Ia mengapresiasi program inovasi Pontren Kauman dalam mencetak generasi muda yang Shahibul Qur’an dan kuat dalam ilmu agama.

“Kami memberikan apresiasi kepada para tenaga pendidik di Kauman Muhammadiyah dalam menjalankan peran mengajarkan Al Qur’an kepada peserta didik, dan meneruskan tradisi Rasulullah SAW mengajarkan dan menyiapkan generasi muda penghafal Al Qur’an dan Hadist,” sebutnya.

Kepada para wisudawan dan wisudawati Ia juga berpesan kepada para santri agar terus memperdalam ilmu tahfiz Qur’an dan menjadi teladan bagi masyarakat. Tetap istiqamah membersamai Quran sebab sejatinya yang berat adalah mempertahankan hafalan Quran.
“Begitu juga dengan Hadist. Karena Hadist disebut juga Sunnah, seperti perkataan, perbuatan serta ketetapan dan persetujuan Rasullullah SAW yang dijadikan salah satu landasan sebagai syariat Islam dan sumber hukum Islam kedua setelah Al Qur’an,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Mudir Pontren Kauman, Dr. Derliana, M.A mengungkapkan, Haflah Khatam Al Qur’an (wisuda Tahfidz) ini merupakan yang ke-12 semenjak kali pertama digelar pada 2010 dulu.
Sedangkan untuk wisuda Hadits Mi’ah Bukhari, Umi Derliana menyebutkan, ini merupakan sebuah inovasi dari Pontren Kauman yang merupakan angkatan pertama dan juga merupakan program satu-satunya di Indonesia yang mewajibkan lulusannya untuk menghafal Hadits.

Lanjut Beliau memberikan pesan dan harapan Beliau kepada wisudawan dan wisudawati yang berwisuda pada hari ini.
“Semoga ananda yang diwisuda hari ini bisa menjadi kader yang mampu mengembangkan Muhammadiyah di mana pun berada. Tentunya perjuangan tidak selesai sampai di sini saja, masih banyak pengalaman dan pelajaran yang akan dihadapi nantinya. Teruslah belajar dan berkembang untuk menjadi penghafal Al Qur’an,” ujarnya.

Ketika perwakilan hafidz/ hafidzah diuji di atas panggung momen ini menjadi semakin haru. Salah satunya adalah Rafliandri Nur Rahman, yang diuji secara langsung oleh Ibundanya terkait hadist beserta makna yang terkandung pada hadist tersebut.

Suardi N,S.Pd.I menuturkan “Saya sangat berterima kasih kepada Kauman, masih jelas diingatan saya sekitar dua setengah tahun lalu saya mengantarkan anak saya, Ahmad Fadhil Husaini berbekalkan hafalan 1 Juz dan sekarang ia berhasil mencapai 11 Juz. Keberkahan yang luar biasa bagi saya sebagai orangtuanya,” jelasnya.

Dalam wisuda tahfidz ini terdapat 12 orang penerima penghargaan. Untuk tingkat MTsM dengan Capaian Terbaik Halfalan 2 juz al-quran diberikan kepada Fatihaturraudhah Ahmad dan Septia Rahmayani. Sedangkan tingkat MAS KM diperoleh oleh Najla Nurul Amiliah (Capaian Terbaik Hafalan 30 Juz), Hanifah (Hafalan terbaik 1 Pi), Khaira Badriah Syahla (Hafalan terbaik 2 Pi), M. Rafli Chalidi (Hafalan terbaik 1 Pa), Ahmad Fadhli Husaini (Hafalan terbaik 2 Pa), Rafliandri Nurrahman (Nilai tertinggi hadist), Fauzan El-Islamy Khalel (Terbaik 1 Hadist Pa), Althaf Khadi (Terbaik 2 Hadist Pa), Mutiara Ramadhani (Terbaik 1 Hadist Pi) dan Maharani Jambak (Terbaik 2 Hadist Pi).

Pontren Kauman Pamerkan Puluhan Projek Pembelajaran, Ada Bakso Bakar Biji Durian dan The Jelly Glass

Padang Panjang – Puluhan projek, serta pagelaran kesenian dan budaya santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang ikut memeriahkan kegiatan Santripreneur Exibition Projek dari program ISTEM (Islamic, Sains, Tekhnologi, Economi, and Math). Kegiatan ini berlangsung di aula AR Sutan Mansyur Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang.

Mudir Pondok Pesantren, Dr. Derliana, MA secara resmi membuka kegiatan pameran, pagelaran kesenian dan budaya pada Jumat (23/12) pagi. Rencananya pameran serta pagelaran akan berlangsung dua hari dengan berbagai pertunjukan dan pergelaran kesenian yang berasal dari santri di pesantren tersebut.

Mengangkat tema “Membangun Spirit of ISTEM untuk Santri yang Cerdas tanpa Batas”, Derliana menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam upaya memberikan penghargaan terhadap usaha santri dalam membentuk karakter yang kreatif serta suntikan moral untuk kepercayaan diri santri.

“Ini sebagai panggung bersama, kami harapkan dapat memberi motivasi kepada pelaku kreativitas yang tidak lain adalah santri kita untuk terus menuju Go Digital dan Go Global, sehingga dapat semakin meningkatkan kreativitas, inovasi, dan semangat untuk terus tumbuh menjadi yang terbaik,” katanya.

Lebih lanjut Derliana menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika Pondok Pesantren, serta menekankan bahwa koordinasi dan sinergi ini tetap menjadi hal utama untuk pelaksanaan program pondok pesantren ke depan. Derliana juga bersyukur dapat menghadirkan karya berkualitas yang dihasilkan dari tangan terampil penuh talenta dari para santrinya. Beliau mengharapkan melalui upaya ini, Pondok Pesantren sebagai garda terdepan dalam melahirkan santri multi talenta, hal ini tentunya juga akan dapat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kreativitas dan kemandirian dari warga negara sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Inilah yang dimaksudkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi santri yang terangkum dalam program Santripreneur yang digagas dan digalakkan Pemerintah, dengan ini kita telah ikut dalam mewujudkan cita-cita bangsa, mengentaskan pengangguran,” bebernya.

Adapun berbagai produk projek yang dipamerkan seperti kerajinan tangan, olahan makanan, teknologi tepat guna serta berbagai kreativitas unggulan yang ikut serta dalam pameran tersebut merupakan binaan dari para guru selama tiga bulan terakhir.

Menurut ketua pelaksana, Desrita, S.Pd mengungkapkan puluhan jenis produk tersebut merupakan produk yang telah lulus dalam ujian kelayakan untuk dipamerkan. Jika dijumlahkan dengan hasil proyek yang tidak lulus ujian kelayakam maka total secara keseluruhan produk tersebut berjumlah ratusan. Hanya saja ada beberapa produk yang gagal saat mendemontrasikannya.

“Kalau dijumlahkan secara keseluruhan, produk santri kita ratusan banyaknya. Tapi kita ingin menampilkan yang terbaik. Sebelum kita pamerkan kita uji dulu kelayakannya,” ungkapnya.

Dikatakannya beberapa proyek yang gagal uji kelayakan seperti projek membangun energi listrik dari tenaga angin, tapi gagal karena kesulitan dalam rancangan bangunnya. Sehingga menurut guru Bahasa Indonesia tersebut tidak layak untuk dipamerkan.

“Kita tetap menghargai setiap usaha santri kita, namun untuk dipamerkan dan diperlihatkan ke khalayak ramai tentu kita tampilkan yang terbaik. Karya mereka yang tidak lolos saat ini akan kita minta lagi penyempurnaannya di semester depan, sehingga tahun depan bisa kita pamerkan,” jelasnya.

Dalam pameran tersebut ada dua masterpiece terbaik yang telah mengikuti ajang International STEM Exhibition, Industrial Expo, Education fair, & book fair (ISEE 2022) di Penang Malaysia 14-16 Desember 2022.

“The Jelly Glass dan Bakso Biji Durian kami pamerkan di sini sebagai masterpiece terbaik untuk tahun ini. Pada ajang yang diikuti di Malaysia kemaren Jelly Glass berhasil membawa pulang medali perunggu setelah berhasil menduduki peringkat ketiga pada kategori Smart devices/Information and Communication. Sementara bakso biji durian telah diliput oleh televisi nasional seperti MNC Group dan CNN Indonesia” tutupnya.

KEMAH PELANTIKAN DEWAN KERABAT : MENINGKATKAN KECINTAAN TERHADAP SANG KHALIQ DAN CIPTAANNYA

Padang Panjang – Humas Kauman, Belajar tidak hanya mesti di bangku sekolah tapi juga pada alam. Seperti yang dilaksanakan 40 orang anggota Hizbul Wathan Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang yang melaksanakan Kemah Pelantikan Dewan Kerabat Qabilah Hamka Dan Siti Walidah di Pusaran Angin, Payo Rapuih, Batipuh pada Sabtu hingga Ahad (18-19/ 12/2022).

 

Kegiatan tersebut dimulai dengan upacara pembukaan oleh Mudir Kauman, Dr. Derliana, MA mengungkapkan “Ada tiga hal penting yang mesti kita perhatikan; pertama Hablum Minallah yaitu tentang hubungan makhluk dengan Allah STW, kedua Hablum Minannas yaitu tentang hubungan baik antar manusia satu dengan manusia lainnya, ketiga Hablum Minal alam yaitu hubungan dengan alam sekitar, ” ujarnya.

 

Dengan didampingi Silvia Yasni, S.Pd (Pelatih) dan Reski, S. Pd (Pelatih) dan Yuhaldi, M.Pd (Pembina). Agenda tersebut dilanjutkan dengan perjalanan hiking dari gunung rajo hingga ke pusaran angin dan di sanalah mendirikan tenda.

 

Silvi menjelaskan “Di Bukit Pusaran Angin, Payo Rapuih kami melihat kemegahan ciptaan Allah SWT yang luar biasa indah, langit malam dipenuhi bintang dan bulan sabit yang indah, lalu menyaksikan terbitnya matahari, semoga dengan menyaksikan itu semua Dewan Kerabat Hizbul Wathan akan lebih mencintai dan menjaga alam untuk masa depan. Semoga melalui kegiatan kemah ini  dapat menumbuhkan jiwa korsa pada dewan kerabat yang baru, menjadi dewan kerabat yang lebih baik dari kepengurusan sebelumnya,” sebutnya.

 

Setelah dilantiknya Ahmad Hanafi sebagai Dewan Kerabat putra dan Husnul Lathifah sebagai dewan kerabat putri, Silvi menegaskan bahwa kemah ini bukan semata wujud estafet dewan kerabat, tapi juga mentadaburri ciptaan-Nya.

 

Zesa Zahira Nahda mengucapkan “Sebelumnya agenda pelantikan dewan kerabat hanya dilakukan dengan Hiking tapi kali ini bisa dilakukan dengan Kemah dan kami sangat bersyukur. Menikmati siang hari dengan mendirikan tenda bersama, malamnya menikmati malam yang dipenuhi bintang dan bulan, lalu jurid malam dan menikmati sunrise yang begitu indah dari puncak bukit. Semoga dengan menyaksikan keindahan ciptaan-Nya bersama tersebut hubungan sesama dewan kerabat semakin erat. dan kecintaan terhadap Sang Khaliq dan ciptaannya semakin meningkat,” ucap Dewan Kerabat Putri periode 2021/2022. (SEA)

 

 

 

BANGUN SILATURRAHMI, PONPES AL KAHFI BANGUN PURBA ROKAN HULU KUNJUNGI PONTREN KAUMAN

Padang Panjang – Humas Kauman,  Rombongan dari Ponpes Al Kahfi Bangun Purba Rokan Hulu, Riau mengunjungi Pondok pesanren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang pada Senin, (19/12).

Kedatangan rombongan yang terdiri dari 32 orang guru dan siswa  tersebut disambut baik oleh Mudir Kauman beserta jajaran. Dalam kunjungan tersebut ada dua ruang diskusi yang terjadi yaitu  pertama diskusi Mudir Kauman bersama pimpinan dan guru Ponpes Al Kahfi terkait membangun system dan branding pondok dan yang kedua adalah diskusi antar santri terkait keorganisasian pelajar.

Mudir Kauman, Dr. Derliana, MA menjelaskan “Kita percaya bahwa setiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing untuk itu kita fasilitasi sesuai dengan bakat dan minatnya melalui beragam ekstrakurikuler dan ruang-ruang bertumbuh lainnya. Kita membentuk system, dan kemenangan yang diraih oleh santri kita adalah buah dari system yang kita siapkan, ” jelasnya.

Rasmi Damri Lubis, Lc selaku pimpinan pondok pesantren Al Kahfi Bangun Purba menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas jamuan yang diberikan pada rombongan.

“Rihlah ini bukan hanya sekedar refreshing namun juga sebagai pengait silaturrahim dan pembelajaran untuk meneladani sosok hebat Indonesia, yakninya Buya Hamka. Hari ini kita bisa hadir ke ‘rumah pendidikan Hamka’ dari sini kita bercermin tentang keistiqamahan beliau dalam berdakwah. Melalui kunjungan ini kita mencoba untuk ATM- Amati Tiru dan Modifikasi system yang telah dibangun di Kauman yang ternyata satu visi juga dengan kita. Jika Kauman punya Angkat dan Ungkit Prestasi santri, kita di Al Kahfi punya Gali Potensi dan Prestasi,” terangnya.

Ia berharap meskipun Ponpes Al Kahfi masih berusia Sembilan tahun, besar harapanya jika suatu masa Mudir Kauman mengunjungi Riau, silakan untuk datang ke ponpes Al-kahfi.(SEA)

LUAR BIASA, SANTRI KAUMAN RAIH PRESTASI TINGKAT INTERNASIONAL ISEE 2022

Padang Panjang- Humas Kauman, Dua orang santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Sumatera Barat, berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional pada ajang International STEM Exhibition, Industrial Expo, Education fair, & book fair (ISEE 2022) di Penang Malaysia 14-16 Desember 2022. Tim The Jelly Glass yang wakili oleh Salwa Maghfirah dan Aisya Awiwa Rasyda berhasil membawa pulang medali perunggu setelah berhasil menduduki peringkat ketiga pada kategori Robotics/Smart devices/Information and Communication.

 

International STEM Exhibition, Industrial Expo, Education fair, & book fair (ISEE 2022) kali ini mengusung tema “connecting regionally, foreseeing globally”. Dalam event ini terdapat beberapa kategori yang di perlombakan diantaranya Internet of Thing and Artificial Intelligence (IOT & AI), Invention & Innovation, 3-D Design / Creation, STEM / STEAM / STREAM project,  Robotics / Smart Device / Information dan Communication Technology. Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 sekolah dan 400 peserta tingkat SD, SMP, SMA hingga Universitas se Asia Tenggara.

 

Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang mengutus dua tim untuk mengikuti kompetisi ini. Project yang di tampilkan adalah The Jelly Glass dan Healthy Chicken Meatball From Durian Seeds (Bakso biji durian) yang beranggotakan Keyra Arumi Lubis, Haikal Agus Putra, Salwa Evina Azizah dan Diva Nurul Azkiah.

 

Dr. Derliana, MA mengungkapkan “Project yang kita bawakan ke Malaysia ini merupakan karya siswa pada pembelajaran project berbasis STEM yang diadakan setiap akhir pekan tiap bulannya. Kita memfasilitasi siswa sesuai dengan rasa penasaranya sendiri. Sehingga selama proses pembelajaran mereka tidak merasa sedang belajar, melainkan merasa tertantang oleh rasa penasaran,” ujar Mudir tersebut.

 

Egia Putra Penaungan, S.E  selaku pendamping menegaskan bahwa “Event seperti ini sangat bagus untuk memacu dan memotivasi siswa dalam meningkatkan kompetensi kreatifitas terutama yang berhubungan dengan sains, teknologi, engineering dan matematika. Seiring perkembangan zaman pola dan strategi pendidikan pun ikut berubah, di berlakukannya sistem pembelajaran berbasis STEM dan nilai-nilai islami di Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang mampu menjawab kesenjangan dari kurikulum sekolah yang hanya berbasis teori dan lack creativity. Melalui STEM siswa diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan, keahlian dan kreatifitas untuk menghasilkan sebuah produk yang berdaya guna untuk mengatasi permasalahan yang temui”.

 

Ia menjelaskan bahwa kemenangan ini didedikasikan untuk Indonesia dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. “Saya berharap kemenangan ini mampu menginspirasi semua civitas akademika di lingkungan Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang sehingga kedepan kita mampu berbuat lebih banyak. Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang dan bekerja keras pada kompetisi kali ini” Pungkasnya.

 

Dua project Kauman ini difasilitasi dan di bimbing oleh Dra. Irna Dusky, Mira Susanti, S.Sn dan Egia Putra Penaungan, S.E

Sedangkan untuk pembekalan bahasa inggris di ampu oleh Benario M.Pd dan Nabila dari FKIP Universitas Muhammadiyah Padang Panjang. Setelah melalui serangkaian percobaan dan pelatihan dari tanggal 18 november 2022 akhirnya project The Jelly Glass dan Healthy Chicken Meatballs siap di bawa ke kancah internasional.

 

Aisya menuturkan “Kami sangat senang mengikuti kegiatan ini karena menambah pengetahuan dan wawasan kami, kami juga berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memilih kami untuk mengikuti kegiatan ini. Kami berharap santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang termotivasi untuk mengikuti perlombaan-perlombaan lainnya setelah ini.” tutupnya. (SEA)

STUDI TIRU PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH KE PONTREN KAUMAN

Padang Panjang- Humas Kauman, Rombongan Pondok Pesantren Darunnajah Duri, Bengkalis, Riau yang terdiri dari 30 orang Pembina Yayasan Alma’un dan guru pontren Darunnajah mengunjungi Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dalam rangka studi tiru pada Sabtu, (16/12).

 

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Mudir beserta jajaran Pontren Kauman. Dr. Derliana, MA. menjelaskan terkait system yang dibangun di Kauman. Pentingnya branding dan membangun system untuk kesuksesan pondok.

 

Dr. Derliana, MA menegaskan “Hal pertama yang menjadi highlight adalah performance. Jadi kita perlu memperbaiki penampilan sembari memperbaiki internal. Ketahui apa masalah dan kebutuhan yang ada, nah itulah yang kita kembangkan. Kauman memiliki 23 Ekstrakulikuler yang untuk meningkatkan skill santri terhadap apa yang mereka cintai, melalui kegiatan inilah lahir banyak prestasi. Sekarang  kita telah menciptakan pembelajaran project berbasis ISTEM/ Islamic, Science, Technology, Engineering, and Mathematics yang setiap akhir bulannya siswa membuat project berdasarkan rasa penasarannya sendiri,  ” tegas Mudir Kauman tersebut.

 

Simri Imra, S.Ag selaku Pembina Yayasan Almaun mengungkapkan “Dalam pertemuan kali ini kami harap dapat menjalin silaturrahim sekaligus pembelajaran untuk memajukan pondok pesantren. Pondok kami baru berdiri tahun 2008 dan baru memiliki 500 santri untuk tingkat SD, SMP dan MA. Kesini kami membutuhkan banyak bimbingan dalam mengelola pondok, insha Allah aka nada beberapa kali kunjugan tatap mula lagi untuk hadir ke Kauman, ” jelasnya.

 

Studi tiru tersebut diakhiri dengan kegiatan  penyerahan kenang- kenangan kepada Pondok Pesantren Darunnajah dan Kauman tour. (SEA)

 

 

LAGI, DUA SANTRI PONTREN KAUMAN MELANGGENG KE NASIONAL

Padang Panjang- Humas Kauman, Usai mengikuti Madrasah Student Leadeship Award/ MSLA di Jakarta, Ridho Al Farabi, Santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang kembali menorehkan pretasi tingkat nasional.  Kali ini Ridho tak sendiri, bersama Meuthia Ma’arufah  Adrian ia dinyatakan lulus dalam ajang bergengsi yang diadakan oleh Ma’arif Institut melalui kegiatan Jambore Pelajar Teladan Bangsa tahun 2022 pada Sabtu, (10/12).

 

Jambore Pelajar Teladan Bangsa/JPTB merupakan payung atas sebuah term yang mendefinisikan ide-ide pelajar Indonesia lewat sebuah forum interaktif. Kegiatan ini akan diadakan pada 27 s/d 30 Desember 2022 mendatang di Jakarta.  JPTB menyeleksi 100 orang pelajar se-Indonesia melalui karya tulis ilmiah dengan tema “Pelajar dan Peran Aktif Pencegahan Kekerasan di Era Digital”. Lima orang diantaranya berasal dari Sumatera Barat. Selain Ridho dan Meuthia juga ada Fifin Angela Prista dan Gandi Teguh A. (SMAN 5 Sijunjung), Aidil Andriandas (SMKN 4 Payakumbuh). 

Melalui essainya, Meuthia mengungkapkan keresahannya mengenai  Kekerasan Berbasis Gender Online/ KBGO sementara  Ridho memilih Topik Upaya Pencegahan Konten Prank di media sosial. Ia menilai bahwa konten-konten prank yang beredar di media sosial saat ini cenderung negatif dan merugikan orang lain dan tidak sedikit juga yang berujung di meja hijau.

“Generasi  Z sekarang tidak bisa dipisahkan dengan media sosial. Apa yang dikonsumsi akan membentuk kepribadian mereka. Salah satunya adalah konten media sosial. Prank yang bersifat menyakiti, merendahkan dan merugikan orang lain termasuk dalam kekerasan sosial. Ironisnya lagi, banyak conten creator lain yang malah meniru ide konten prank tersebut. Seperti Kasus seorang youtuber muda yang sempat viral beberapa tahun lalu, ” jelasnya.

Egia Putra Penaungan, S.E selaku pembimbing menuturkan “Kami sangat bersyukur kedua siswa yang kami ikutkan dalam kompetisi ini lulus ke nasional. Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi pelajar, dengan tulisan dan aksinya pelajar diharapkan mampu berkontribusi dalam pencegahan kekerasan di era digital. Siswa MAS Kulliyatul Muballighien Kauman Padang Panjang mesti menjadi salah satu agent of change dalam mewujudkan pelajar yang ramah, santun dan bijak dalam menggunakan media sosial, dengan begitu generasi bangsa yang maju dan berkualitas bisa kita wujudkan,“ tutupnya. (SEA)

 

PERKIM LH SOROTI PROJECT SANTRI KAUMAN : TERNYATA JUGA DIIKUTSERTAKAN DALAM AJANG INTERNASIONAL

Padang Panjang- Humas Kauman, Takdir dari dua project santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang berupa Bakso Biji Durian dan Jelly Glass tidak hanya berhenti di sorotan TV nasional seperti MNC , CNN dan Vivagroup (TVOne dan antv ). Kini project tersebut menarik perhatian Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup/ Perkim LH pada Jumat (9/12).

 

Dua project tersebut merupakan bagian dari pembelajaran project yang diadakan setiap bulannya. pembelajaran berbasis ISTEM (Islamic, Science, Technology, Enginerring and Mathematic) yang pada tahun ini diadakan khusus bagi kelas X. Project Bakso Biji Durian merupakan hasil dari siswa kelas X 1 dengan pembimbing Dra. Irna Dusky dan tim dengankan Jelly Glass karya siswa kelas X ITT yang dibimbing oleh Januar Efendi, S.Pd dan tim.

 

Kepala Dinas Perkim LH, Alvi Sena, M.T mengungkapkan ketertarikannya terhadap project Jelly Glass santri Kauman yang didapatinya dari youtube.

“Pertama kali saya lihat di Youtube, video tentang Jelly Glass. Hal tersebut mengundang rasa penasaran kita untuk datang tersebut ke Kauman. Project ini sangat menarik karena berpotensi untuk mengurangi limbah,” Sebutnya.

Sesampainya di Kauman, juga dikenalkan dengan bakso biji durian hal ini membuat beliau semakin tertarik dengan project santri tersebut.

“Kedatangan kami ke sini tidak hanya sekedar mencari tahu lebih lanjut terkait dua project tersebut namun kami juga berniat untuk memberikan support dan memfasilitasi produksi serta pemasaran sehingga mampu diproduksi massal dan memiliki izin edar BPOM, ” Lanjutnya.

 

Dr. Derliana, MA menjelaskan bahwa kedua project tersebut akan diikutsertakan dalam STEM Competition di Malaysia dalam ISEE 2022 (International STEM Exhibition, Industrial Expo, Education Fair And Book Fair) pada 14 s/d 16 Desember 2022 mendatang. (SEA)

PERKUAT PIK-R : PONTREN KAUMAN PADANG PANJANG RSJ PROF. HB SAANIN DAN SMAN 14 PADANG

Padang Panjang- Humas Kauman, Belajar dari sang ahli memang tidak diragukan lagi. Seperti yang dilakukan oleh 11 orang anggota PIK-R Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang yang mengunjungi Rumah Sakit Jiwa/ RSJ Prof. HB Saanin Padang pada Selasa (6/12) .

 Prayogi Mulia Arianda, S.Pd menuturkan “Ini semua adalah ide siswa yang berkeinginan kuat untuk belajar dari psikolog secara langsung. Mereka memutuskan datang ke RSJ. Tentu sebagai seorang guru, kita mesti menjadi support system terbaik dan mengabulkan permintaan tersebut, ” Terang Guru BK itu.

Ia juga menerangkan bahwa Kedatangan tersebut disambut dengan sangat baik oleh pihak RSJ. Seluruh jajaran hadir. Mulai dari Direktur, wakil direktur, sekretaris hingga staff menyambut kehadiran santri Kauman.

dr. Ilhami Fitri, Sp, PK, selaku Wadir Bidang Pelayanan mengungkapkan “Kauman memecah rekor sebagai sekolah perdana yang mengunjungi RSJ ini. Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik di sini. Sebelumnya hanyalah kunjugan dari Mahasiswa adapun siswa yang ingin belajar, meminta kita untuk mengunjugi sekolah tersebut. Tapi tidak dengan santri Pondok pesantren Kauman, ” Ujarnya.  

Di RSJ para siswa mendapatkan diklat oleh Psikolog, Psikiater dan Konselor Napza. Melalui pembekalan edukasi terkait napza dan zat adiptif lainnya.

Apresiasi keingin tahuan siswa yang menyentuh hati wakil direktur bidang pelayanan tersebut, kemudian beliau mensubsidi pembayaran diklat yang diberikan.

Hilyati Fadhilah, M. Pd, Kons menerangkan “Selain edukasi ke RSJ, PIK – R Kauman juga melaksanakan study tiru ke SMAN 14 Padang. Di sana kita mengamati dan mempelajari program –program PIK – R yang membuat mereka unggul. Kita amati, tiru dan modifikasi agar PIK – R Kauman lebih Jaya. Dengan mengasah public speaking, empati dan Softskill lainnya anggota PIK – R mampu berpikir out of the box sehingga PIK – R menjadi rumah para siswa, ” Tegas Pembina PIK- R Kauman itu.

Ridho Alfarobi mengungkapkan “Ini adalah pelajaran yang luar biasa bagi kami. Belajar langsung dari ahli dan dipersilakan mengunjungi bangsal napza setelah empat tahun terakhir akses kunjungan ke sana ditutup. Kami dapat melihat dengan mata kepala sendiri para korban napza. dan ternyata ada tiga orang remaja pecandu narkoba berat berasal dari pondok pesantren. Selain itu kita juga belajar banyak program-program PIK-R SMAN 14 Padang.  Hal ini membuat saya sadar bahwa saya dan teman-teman PIK – R mesti terus belajar dan lebih peduli dan perhatian terhadap teman-teman di Kauman, “ Ucap Ketua PIK-R tersebut. (SEA)

 

 

PONTREN KAUMAN PADANG PANJANG TERIMA KUNJUNGAN DARI FORUM KEPALA SEKOLAH DAN MADRASAH MUHAMMADIYAH METRO LAMPUNG

Padang Panjang – Humas Kauman , Memiliki darah yang sama yakninya darah Muhammadiyah, Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menerima kunjungan belajar dari Forum Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Metro Lampung pada Rabu (7/12).

 

Rombongan yang berjumlah 56 orang ini terdiri dari 19 orang Kepala sekolah tingkat MI/SD, MTs/SMP, SMA/SMK/MA lingkup Metro Lampung dan wakil kepala sekolah serta guru disambut dengan meriah oleh keluarga besar Kauman. Para santri menyuguhkan penampilan yang spektakuler diantaranya Kolaborasi Musik Tradisional dan Tapak Suci, Mars Muhammadiyah berbahasa Arab, Pidato Bahasa Arab, Nasyid dan pembacaan puisi. 

 

Derliana menjelaskan banyak tentang Kauman, mulai dari  Buya Hamka yang berperan sebagai kepala madrasah pertama di sini  yang dahulunya dikenal sebagai Tablig School. Hingga program dan prestasi yang telah dilahirkan oleh Kauman.

“Dengan pemahaman tentang multiple intelegent, kita percaya bahwa setiap anak memiliki bakat dan kecerdasannya masing-masing. Untuk itu Kauman menjadi rumah yang siap mengangkat dan mengungkit kecerdasan tersebut, ” Terangnya.

Para tamu dan rombongan diajak mengunjungi ruang-ruang di Kauman diantaranya Laboratorium  Biologi, Labor Komputer, perpustakaan, ruang Bimbingan Konseling dan ruang kelas. Mereka menikmati ruang audio visual yang dimiliki oleh perpustakaan. Selain itu juga menyaksikan suasana belajar serta dikenalkan dengan berbagai project santri berbasis ISTEM (Islamic, Science, Technology, Engineering and Mathematic) yang telah diliput beberapa TV nasional dan akan diperlombakan di Malaysia pekan ini.

Ihwan, M.Pd, selaku kepala rombongan mengucapkan keinginan hati yang telah lama menanti hari ini dan ucapan terima kasih karena telah bersedia menerima kunjungan dari Forum Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Metro Lampung tersebut.

“Setelah 42 jam perjalanan, Alhamdulillah lelah  cukup terbayar. Menyaksikan penampilan yang diberikan. Kami menyebutnya prestasi. Lantaran penampilan tersebut sungguh luar biasa. Saya terheran-heran ini Pondok Pesantren namun memiliki banyak amal usaha dan siswa yang berbakat di berbagai bidang, Kok bisa ya? ” Ujarnya.

Ia menambahkan “Pertemuan ini akan mengundang pertemuan berikutnya. Kita para kepala sekolah yang hadir kali ini, mendapat panggilan untuk mengajak guru-guru di sekolah masing-masing untuk bersilaturrahmi ke Kauman, ” Tuturnya.

Pertemuan hari ini ditutup dengan serah terima cindera mata dari rombongan untuk Kauman dan begitu juga sebaliknya. (SEA)