Semangat Pagi di Pesantren KAUMAN: Membumikan Syair Kearifan dari Kitab Taklim Muta’alim

Padangpanjang, Humas – Pagi yang cerah menyambut kegiatan upacara di lapangan pesantren KAUMAN. Suasana upacara terasa semarak dengan kehadiran santri MA yang bertindak sebagai pelaksana upacara. Di tengah lapangan, berdiri tegak Ustadz Zainal yang memimpin sebagai pembina upacara, Senin (05/02).

Dengan penuh semangat, para santri memulai rangkaian upacara, mulai dari pengibaran bendera merah putih hingga menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh kebanggaan. Namun, semangat mereka semakin membara ketika Ustadz Zai memberikan amanat yang begitu menginspirasi.

Dalam amanatnya, Pembina upacara membacakan syair dari Kitab Taklim Muta’alim karya Syekh Nawawi Al-Bantani. Syair yang menyatakan bahwa “orang pintar tapi durhaka lebih baik daripada orang bodoh tapi ahli ibadah” membuat para santri terdiam sejenak, merenungkan maknanya yang mendalam.

Setelah itu, santri mendengarkan dengan seksama mengenai tafsir dari syair tersebut, penjelasan betapa pentingnya memiliki pengetahuan dan kecerdasan intelektual yang digunakan dengan baik, serta bagaimana ibadah tidak cukup hanya dilakukan secara mekanis tanpa pemahaman yang cukup tentang ajaran agama.

Para santri terinspirasi oleh kata-kata Ustadz Zainal dan berjanji untuk terus mengembangkan pengetahuan mereka sambil tetap memperhatikan akhlak dan perilaku yang baik. Dengan semangat yang baru, mereka melanjutkan upacara dengan penuh antusiasme, siap untuk menjalani hari-hari sebagai santri yang cerdas dan berakhlak mulia.

Scroll to Top
Open chat
Terima kasih telah mengunjungi website kami, silahkan lanjutkan ke chat untuk info PENERIMAAN SANTRI BARU TP. 2024/2025