IMPLEMENTASIKAN ISTEM – KAUMAN SEMAKIN INOVATIF

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper m

Padang Panjang – Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dibanjiri oleh project-project kurikulum merdeka  yang dilaksanakan untuk siswa kelas VII MTsM dan X MAS KMM di akhir pekan September ini (26 – 30  Sept 2022).

Sekolah ini mengimplementasikan Metode ISTEM  (Islamic- Science, Technology, Engineering, Mathematics) yang dianut dari metode pembelajaran STEM yang dilaksanakan di Amerika Serikat sejak tahun 1990-an. Pendekatan ini dinyatakan sebagai pendekatan pembelajaran abad ke-21 dalam upaya untuk menghasilkan manusia dengan kognitif, psikomotor dan afektif yang berkualitas.

ISTEM ini mengabungkan berbagai disiplin ilmu. Dalam Sains,  Kegiatan yang melibatkan pemahaman dan penerapan tentang fenomena alam dan keadaan perilaku sosial menggunakan metodologi sistematis, dan berdasarkan bukti melalui observasi dan eksperimen. Sedangkan dalam teknologi akan melahirkan inovasi untuk modifikasi alam agar kebutuhan dan keinginan manusia terpenuhi. Bidang Engineering/ teknik yang mana pengetauan dan keterampilan untuk merancang dan meng-konstruksi mesin, system, material dan proses yang bermanfaat. Nah Bidang Matematika, segala sesuatu terkait pola-pola, hubungan-hubungan, angka-angka, kuantitas, dan ruang serta menyediakan bahasa bagi teknologi, teknik dan sains.


Berdasarkan pemahaman tersebut dapat disimpulkan bahwa metode ini cukup challenging untuk diterapkan. Adapun project yang berlangsung bulan ini di Kauman adalah :

1.  Project Sabun dari Minyak Jelantah (Kelas X 2 pi)

2. Vaccum Cleaner dari Botol Bekas (Kelas X 2 Pa) Santri kelas X 2 ini didampingi oleh Ummi Raudatul Jannah, S.Pd, Adri Desis Putri, S.Pd, Silvia Yasni, S.Pd dan Amanda Putri, S.Pd.

3. Sapu Eletric (Kelas X Olimpiade) didampingi oleh Ust. Afdal saputra, M. Pd, Emri Agus, Lc, Ilham Safitri, S. Pd, Zulfhadli, S. Pd. Project

4. Bakso Sehat dari Biji Duren, (Kelas X 1) bersama Umi Irna,

5. Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Kelas X  ITT) bersama Ust. Januar Efendi,S.Pd.

6. Pengharum Ruangan (Kelas VII) bersama Ummi Febriyanti R. Akmil, S.Pd, Tisnawati S.Hum, Mona Mustiati, S.Pd.

7. Lampu Hias Bersongket (Kelas VII B) bersama Yuhaldi, S.Pd, M.Pd, Lydia Heriani, S.Sn, Desrita,S.Pd, Rezi MD, S.Pd dan Nurfitri, S.Pd

8. Kotak Suara Anti Curang menggunakan Alarm didampingi oleh Harif Pratama, S.Ag , Diana Agustin, S.Pd , Suryani Putri, S.Pd dan Mar’atun Hamidah, S.Pd

 

 

Dr. Derliana, MA mengungkapkan “Metode ini kita dapatkan selepas kita kembali dari Singapore. Pembelajaran dengan pendekatan ini memang PR bagi kita semua, namun ini tentunya akan sangat cocok dengan era sekarang dimana membangun kemampuan dari santri yang kreatif, inovatif, solutif.  Hal ini kami yakin bahwa pendidikan berupaya menyesuaikan dan mengembangkan kebudayaan baru secara proporsional dan dinamis. Dan itulah yang hari ini kita lakukan bersama” Ujar Mudir Kauman tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.