RIDHO AL FARABI USAI MENGIKUTI KEGIATAN MADRASAH STUDENT LEARDERSHIP AWARD (MSLA)

Padangpanjang – Humas, Ridho Al Farabi santri kelas XI MA Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang ini telah menyelesaikan kegiatan Penguatan Leadership dan Karakter Siswa Madrasah Zona I Sumatera, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara pada ajang Madrasah Student Leardership Award (MSLA) di Bogor pada Senin s.d. Rabu, (5 s.d. 7 September 2022).

 

 

Kegiatan ini menghadirkan 33 orang siswa dari 12 provinsi di Indonesia berdasarkan hasil seleksi naskah pada MSLA.  MSLA ini bertujuan untuk  penguatan leadership dan karakter siswa madrasah Madrasah Aliyah ini berorientasi ke arah penguatan dan diseminasi peran madrasah dalam upaya penguatan karakter siswa, dalam kerangka besar pembangunan SDM Indonesia berkualitas dan berkarakter.

Direktur KSKK Madrasah, Prof.Dr.Moh.Isom, M.Ag , membuka acara yang di gelar di Padjadjaran Hotel ini secara resmi. Dalam sambutannya Beliau menjelaskan banyak aspek terkait pemimpin, yakninya fisik, logic, emosi, karakter, spiritual, kemampuan komunikasi dan negosiasi.

 

Ridho menceritakan pengalamanya dengan menyampaikan “Di sana kami belajar bayak hal. Ilmunya ‘daging’ semua, Kami bertemu pemateri yang kece-kece. Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini. Banyak teman baru, kemudian hal yang sangat ditekankan disini adalah kebersamaan,”

 

Ia menambahkan “Saya sangat berterima kasih dibimbing oleh ust. Egi. Setiap akhir sesi, beliau selalu mengevaluasi saya sehingga saya tahu bagaimana mesti berpendapat dan bertindak. Karena disini setiap akhir materi ada games dan sesi diskusi”

 

“Bagian terseru saya adalah di hari pertama peserta ada sesi  penyampaian materi tentang rencana aksi/membuat cerita aksi oleh fasilitator, meliputi penjelasan mengenai apa itu rencana aksi, bagaimana cara membuatnya, dan contoh rencana aksi dan di hari kedua kita diminta untuk Diskusi dan Presentasi Rencana Aksi Proyek Perubahan,”

 

Peserta MSLA diberikan tiga materi pokok yakni : KeIslaman dan KeIndonesiaan (narasumber: Aminuddin Ma’ruf (Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dengan Kelompokkelompok Strategis)),   Manajemen Keorganisasian Naila Maye Haq, S.S (Sekretaris Bidang Hubungan Internasional PB KOPRI)), dan Personal  Branding dan Relasi Sosial Afif Yusuf Afifurrahan (AFA Training Center)).

 

Egi Putra Penauangan, S.E menuturkan “Acara ini sangat positif dan bermanfaat sekali, acara diisi dengan materi yang bagus dan dikemas dengan unik dan menarik. Selain ini materinya juga memiliki value dan benefit yang sangat besar bagi peserta, saya berharap acara ini bisa berkelanjutan unutk tahun-tahun berikutnya dengan harapan kita bisa melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas di masa depan, “Tutup pendamping MSLA tersebut. (SEA)

Safari Dakwah, Derliana : Momentum untuk memberikan suntikan semangat bagi Santri

Padangpanjang- Kehadiran ustadzah Oki Setiana Dewi memberikan tausyiah dalam agenda safari dakwah merupakan momentum bagi Pondok Pesantren untuk memotivasi para santri agar terus semangat dalam menghafal Al Qur’an. Hal ini disampaikan Mudir Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padangpanjang, Dr. Derliana, MA saat memberikan kata sambutan pada acara Safari Dakwah Oki Setiana Dewi. Rabu (7/9).

“Kehadiran Ustadzah Oki Setiana Dewi merupakan sebuah kehormatan bagi kami karena sebagai seorang Ustadzah yang memiliki begitu banyak jadwal berdakwah mampu berkenan mampir di tempat kita. Kita sangat berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi santri untuk terus menekuni dan mendalami Al Qur’an sebagai pegangan hidup kita,” ucap Derliana.

Hadirnya Ustadzah Oki Setiana Dewi beserta rombongan di Kota Padangpanjang dalam rangka Safari Dakwah yang digelar beberapa kota/kabupaten yang ada di Sumatra Barat. Kedatangan Ustadzah Oki Setiana Dewi disambut antusias oleh seluruh santri dan masyarakat yang turut hadir menyaksikan tausyiah keagamaan ustadzah pemeran utama film Ketika Cinta Bertasbih tersebut.

Dalam paparannya ustadzah Oki menyampaikan bahwa ke Sumatra Barat sebetulnya secara pribadi beliau tengah pulang kampung, karena sosok suami merupakan putra asli Sungai Pua, Agam.

“Alhamdulillah, saya senang berada ditengah-tengah masyarakat Minangkabau. Masyarakat yang agamais dan juga toleransi beragamanya tinggi. Masyarakat yang ramah dan juga santun. Mengunjungi Sumatra Barat saya sebetulnya sedang melakukan pulang kampung karena suami saya asli Sungai Pua. Mertua saya justru berada di Padangpanjang ini,”bebernya.

Bertempat di Mesjid Taqwa Muhammadiyah, Ustadzah Oki mengulas peranan orang tua terhadap tumbuh kembang anak. Beliau mengajak semua tamu yang hadir untuk selalu mengingat tentang sebuah amalan yang tidak terputus sampai akhirat. Salah satunya adalah bersumber dari Doa Anak sholeh yang mendokan orang tuanya. Terkadang karena kesibukan kerja dan lainnya orang tua seringkali melupakan suatu kewajiban terhadap anaknya yaitu mengajarkan anaknya untuk belajar Al Qur’an.

“Anak-anak adalah amanah, dan kita berusaha untuk mendidiknya sesuai ajaran Al quran. Jadikan anak sebagai perhiasan hidup, anak sebagai sahabat dan tempat berbagi. Caranya sangat mudah ajarkan anak-anak kita Al quran sejak kecil,” tuturnya.

Oki dihadapan santri berpesan tentang perlunya mendidik generasi muda untuk berpendirian teguh dan bersikap sabar dalam segala macam situasi. Selain itu juga pentingnya berprasangka baik atas kehendak Allah SWT. Hal semacam itu penting ditanamkan karena generasi muda, termasuk dari Pondok Pesantren Kauman Padangpanjang yang nantinya akan menjadi pelangsung serta penyempurna. Perjalanan untuk sampai tahap itu bukanlah perkara mudah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini juga menghadirkan Ustadzah Asma’. Salah satu guru di Palestina yang saat ini mengajar secara daring untuk siswa-siswa di dunia yang memiliki hubungan dengan organisasinya. Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri 1000an jamaah.